GANDENG STAKEHOULDER DARI MEUBEL FURNITURE, MAHASISWA ILKOM UDINUS ADAKAN CAMPAIGN #KERENDENGANPRODUKINDONESIA

GANDENG STAKEHOULDER DARI MEUBEL FURNITURE, MAHASISWA ILKOM UDINUS ADAKAN CAMPAIGN #KERENDENGANPRODUKINDONESIA

Bermula dengan tugas mata kuliah Public Relation, Mahasiswa Progam Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Muhammad Fahrul dan Agista Garnet .D gandeng stakeholder dari Meubel Furniture Kemala Jati , Jepara guna mengajak masyarakat dalam memperbaiki perekonomian Indonesia. Campaign bertajuk ‘mencintai produk lokal’ tersebut diadakan pada Rabu (1/7/2020) pukul 13:00 WIB.

Dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan, pembagian masker tersebut dilakukan di sekitar Kecamatan Mlonggo Kota Jepara. Masker yang dibagikan tidak seperti masker pada umumnya, melainkan terdapat logo bertuliskan #kerendenganprodukindonesia. “Itu merupakan langkah kecil yang kita lakukan dengan tujuan supaya masyarakat yang menggunakan masker tersebut juga bisa membiasakan untuk menggunakan produk lokal.” Ungkap Agista selaku penggagas campaign.

Agista Dan Fahrul juga mengatakan bahwa saat ini masker merupakan barang yang penting, untuk itu kegiatan tersebut dimulai dengan membagikan masker secara gratis. Di tengah pandemi seperti ini, perekonomian Indonesia semakin melemah sehingga melalui campaign ini masyarakat diharapkan berkontribusi untuk memakai dan mendukung usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di Indonesia. Sehingga, di era new normal perekonomian Indonesia mulai berangsur membaik.

Selain pembagian masker, ada pula give away sendok garpu dari kayu. Give away tersebut diberikan dengan syarat mengajukan pertanyaan seputar furniture di kolom komentar akun Instagram @teamlocal.brand. “Nanti pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab langsung oleh owner furniture kemala jati dan pemenangnya ditentukan dari pertanyaan yang paling menarik” tutup Fahrul.

Penulis : Indah Suryaningsih

Editor : Anugrah Tri Ramadhan

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: