Pengungsi Rohingya Terus Bertambah, Warga Aceh Semakin Geram

Pengungsi Rohingya Terus Bertambah, Warga Aceh Semakin Geram

Krisis kemanusiaan Rohingya yang terus berlanjut telah memicu gelombang pengungsi menuju Aceh, meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, jumlah pengungsi Rohingya yang tiba di pesisir Aceh terus bertambah. Hal ini memicu perasaan kegeraman di kalangan warga setempat.

Warga Aceh yang awalnya memberikan bantuan kemanusiaan dengan tulus, kini mulai merasakan dampak dari peningkatan jumlah pengungsi. Terbatasnya sumber daya dan infrastruktur membuat beberapa warga merasa tertekan oleh keberadaan pengungsi yang terus bertambah. Beberapa pemukiman di sekitar pesisir Aceh menjadi padat dan sumber daya lokal semakin terkuras.

Menurut data dari Badan Pengungsi PBB (UNHCR), hingga hari ini jumlah pengungsi Rohingya yang berada di Aceh sebanyak 1.487 orang. Jumlah ini terus bertambah setiap hari, dengan rata-rata kedatangan 100-200 orang per hari.

Miftah Cut Ade, Kepala Panglima Laot atau komunitas nelayan di Aceh mengatakan peningkatan jumlah pengungsi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Aceh. Pasalnya, Aceh merupakan daerah yang masih memiliki keterbatasan dalam hal infrastruktur dan sumber daya manusia.

“Kami sudah tidak ada tempat lagi untuk menampung pengungsi Rohingya,” ucapnya.

Warga Aceh juga khawatir bahwa kehadiran pengungsi Rohingya akan menimbulkan masalah sosial, seperti kriminalitas dan penyebaran penyakit.

“Kami khawatir pengungsi Rohingya akan menjadi beban bagi masyarakat Aceh,” tambahnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia (Menkopolhukam), Mahfud MD telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk membahas masalah pengungsi Rohingya di Aceh. Dalam rapat tersebut, Mahfud mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia akan melakukan upaya untuk mendistribusikan pengungsi Rohingya ke negara-negara lain.

“Kami akan bekerja sama dengan PBB untuk mendistribusikan pengungsi Rohingya ke negara-negara lain,” ujarnya.

Namun, upaya pemerintah Indonesia ini tampaknya tidak akan berjalan mudah. Pasalnya, banyak negara yang masih enggan menerima pengungsi Rohingya.

Sementara itu, pengungsi Rohingya sendiri mengaku tidak memiliki pilihan lain selain datang ke Indonesia. Mereka berharap dapat mendapatkan suaka di Indonesia.

“Kami tidak punya pilihan lain, kami juga berharap dapat mendapatkan suaka di Indonesia,” kata seorang pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh.

Kedatangan pengungsi Rohingya ke Aceh telah menimbulkan dilema bagi pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia dihadapkan pada dua pilihan, yaitu menerima pengungsi Rohingya atau menolaknya. Pilihan pertama akan menimbulkan masalah sosial dan ekonomi di Aceh. Namun, pilihan kedua akan menimbulkan masalah kemanusiaan.

Penulis: Muhammad Kurniawan

Sumber : dari berbagai portal berita

Gambar: Detik.com

Editor : Ika Safira

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: