HAKORDIA 2020, UDINUS ADAKAN WEBINAR ANTIKORUPSI

HAKORDIA 2020, UDINUS ADAKAN WEBINAR ANTIKORUPSI

Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang dirayakan setiap tanggal 3 Desember, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengadakan webinar antikorupsi melalui Zoom dan channel TVKU.

Acara bertema Generasi Muda Beraksi Cegah Korupsi itu mendatangkan dua narasumber, yakni Rektor Udinus Prof. Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom dan Deputi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Rebuplik Indonesia (KPK RI) Dr. Pahala Nainggolan, Ak. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Jateng tersebut mengajak semua masyarakat menghentikan korupsi dan bersama-sama meningkatkan kinerja dengan kerja sama yang baik. “Indonesia akan maju lebih cepat jika ada gerakan anti korupsi yang tidak basa-basi dan melakukan dengan kesadaran bersama.” ujarnya.

Nilai-nilai anti korupsi harus ditanamkan ke seluruh kalangan masyarakat melalui pendidikan karakter, salah satunya bagi para generasi muda. Gubernur Jateng mengungkapkan aspek transparansi mulai membaik di wilayah yang ia pimpin. Pak Ganjar juga memaparkan contoh nyata anti korupsi di Jateng serta bentuk integritas diri para jajarannya yang bekerja dalam pelayanan publik.

“Kini wilayah Jateng mulai terasa integritasnya, transparansi membaik. Contohnya seperti di RS Margono yang menerapkan zona integritas,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Dr. Pahala Nainggolan berpesan pada peserta agar membenci perilaku korupsi, karena hal itu sangat merusak negara. Korupsi yang sangat masif mengakibatkan kesenjangan sosial dan pendidikan di Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Edi juga menjelaskan pemanfaatan teknologi dalam mencegah korupsi, salah satunya tentang jejak digital yang membantu Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK. Prof. Edi juga memberi nasihat pada generasi muda untuk mulai mengurangi tindakan korupsi melalui hal-hal kecil, seperti tidak mencontek atau melalukan plagiasi.

Ia berharap generasi muda memiliki integritas dan kepercayaan diri dalam mencegah praktik korupsi dari hal yang kecil. “Mari jauhi korupsi, karena hal ini akan menyengsarakan kita semua. Jangan mencotek, ingat! setelah lulus kita akan bekerja dan menunjukan kompetensi kita,” pungkasnya.

Penulis: Safira Nur Ujiningtyas

Editor: Almira Felicia Anjar

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: