SELAMAT HARI RADIO NASIONAL, SEMAKIN JAYA MENGUDARA!

SELAMAT HARI RADIO NASIONAL, SEMAKIN JAYA MENGUDARA!

Hari ini, 75 tahun yang lalu lahirlah Radio Republik Indonesia (RRI), yang diperingati setiap tahunnya yaitu pada tanggal 11 September. Radio pada masa awal kemerdekaan merupakan sumber informasi yang sangat cepat diterima oleh masyarakat luas.

Saat ini, peminat radio mungkin hanya sedikit jumlahnya, mengingat sudah banyak media yang lebih diminati masyarakat. Sudah ada televisi yang sudah semakin canggih, ataupun media non-mainstream seperti Youtube. Jika masyarat ingin mengetahui informasi dengan konsep audio on demand seperti radio, sudah ada Podcast yang juga semakin menjamur.

Tapi lain halnya jika kita tarik mundur kebelakang sekitar 75 tahun yang lalu. Peran radio sangat penting bagi masyarakat kala itu, entah untuk sekadar hiburan hingga berita seputar kemerdakaan Indonesia.

Tertulis rapi pada laman KPI, bahwa RRI didirikan sebulan setelah siara Radio Kyoso dihentikan tanggal 19 Agustus 1945. Saat itu, masyarakat menjadi buta akan informasi dan tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah Indonesia merdeka. Apalagi, radio-radio luar negeri saat itu mengabarkan bahwa tentara Inggris yang mengatasnamakan sekutu akan menduduki Jawa dan Sumatera.

Beberapa hari setelah proklamasi kemerdakaan Indonesia, banyak masyarakat yang tidak tahu bahwa Indonesia sudah merdeka, oleh sebab itu orang-orang Indonesia yang pernah bekerja di di radio pada masa penjajahan Jepang menyadari bahwa radio merupakan corong informasi yang sangat penting untuk mengabarkan kemerdakaan Indonesia dan apa yang harus dilakukan oleh rakyat pada waktu itu.

Di-era saat ini Radio harus bersaing dengan media yang lebih maju, agar radio tetap eksis di masyarakat kini Radio hadir dengan program yang sangat menarik seperti life style, music yang dibawakan dengan gaya khas anak muda milenial.

Selamat Hari Radio Nasional, pendengar radio seluruh Indonesia!

Penulis: Anugrah Tri Ramadhan
Editor: Amrina Rosyada

Ilustrasi: iradiofm

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: