Peringati Hari Disabilitas Internasional, Prodi Ilkom Udinus Adakan Academy Content Creator Difabel Bersama Yayasan Difabel di Kota Semarang

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Prodi Ilkom Udinus Adakan Academy Content Creator Difabel Bersama Yayasan Difabel di Kota Semarang

Progam studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melakukan kegiatan workshop Academy Content Creator Difabel (AACD) sebagai salah satu bagian dari Progam Kuliah Kerja Kemanusiaan (K3) bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional.

Kegiatan ini membawa tema “Difabel Peduli Perilaku Hidup Sehat” yang berlangsung pada hari Jumat, 3 November 2023 secara hibrid di Meeting Room Gedung H.1 Udinus sekaligus via Zoom Meeting bagi peserta yang berada di luar Semarang.

Pada program ini, Prodi Ilkom Udinus mengundang peserta dari beberapa Yayasan, seperti Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM), Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), dan bekerja sama dengan Roemah Difabel Semarang sebagai pengisi acara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap penyandang disabilitas, serta mengadakan lomba video kreatif bagi para sahabat difabel.

Hadir pula Direktur RS Panti Wilasa Citarum, Drg. Kriswidiati, M.Kes selaku perwakilan dari YAKKUM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan bahwa melalui acara ini teman-teman penyandang disabilitas semakin percaya diri untuk ikut berkontribusi dalam dunia content digital.

“Kami mendukung penuh kegiatan yang berbasis inklusi karena berkomitmen dengan layanan kesehatan yang inklusif. Dengan mengikuti acara ini mereka bisa semakin percaya diri dan berkontribusidalam dunia content digital,” ungkapnya.

Dr. Rahmawati Zulfiningrum, M.I.Kom selaku Ketua Progam Studi Ilkom Udinus mengharapkan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan dan kreatifitas teman-teman difabel.

Semoga program ini dapat dijalankan secara berkelanjutan sehingga juga dapat membuka peluang-peluang yang lebih luas nantinya,” ungkapnya.

Sesi pertama kegiatan diisi oleh Swita Amalia Hapsari, M.I.Kom selaku Dosen Ilkom Udinus sekaligus Koordinator K3 dengan materi “Literasi Digital”. Materinya berisi pengelolaan media sosial, perizinan penggunaan konten, pilar literasi digital, dan pembuatan konten yang baik menjadi highlight.  

Pada sesi kedua, disampaikan materi Public Speaking oleh Dodi Susetiadi atau disapa Kak Odi sebagai perwakilan Roemah Difabel. Kak Odi memberikan materi mengenai cara public speaking yang benar, menjelaskan perbedaan cara pelatihan public speaking pada disabilitas dan non-disabilitas, dan berbagi ilmu tentang modal yang dibutuhkan untuk pembuatan konten yang baik.

Peserta menyambut antusias dan aktif berinteraksi karena mereka juga berkenaan pada kondisi sekarang informasi banyak didapatkan dan lebih mudah dimengerti melalui konten media sosial.

Sumber Gambar: Dokumentasi Wartadinus (Cantika Caramina Gusma)

Materi public speaking yang disampaikan Kak Odi bikin Adel seneng, ini materinya difoto, dikit-dikit bisa buat belajar,” ujar Adeline salah satu anggota Komunitas Sahabat Difabel Semarang.

Sekar Arum sebagai ketua pelaksana acara, mengungkapan bahwa diadakannya kegiatan  sebagai bentuk kerja sama mahasiswa Udinus yang masih program magang K3 di Roemah Difabel dan berkaitan dengan organisasi YAKKUM. Ia mengaku persiapan kegiatan sekitar dua minggu dan memiliki tantangan mengenai pengumpulan peserta difabel sehingga harapannya kegiatan ini bisa memiliki output yang lebih besar.

Harapannya ACCD ini bisa mengadakan roadshow di luar kota jadi bisa menginspirasi teman- teman difabel menjadi konten kreator yang handal dan berani memunculkan kreatifitas diri,” imbuhnya.

Sumber Gambar: Dokumentasi Wartadinus (Cantika Caramina Gusma)

Sesi ketiga dilanjutkan dengan praktik membuat video dari tahap opening hingga closing sehingga menjadi video kreatif yang siap ditayangkan. Dalam lomba video kreatif, peserta diperkenalkan alat-alat yang dibutuhkan untuk membuat konten, seperti microphone, ringlight, tripod, dan kamera. Peserta juga bebas memilih tema konten daily vlog, video wawancara, dan voice over.

Sumber Gambar: Dokumentasi Wartadinus (Cantika Caramina Gusma)

Relawan dari Roemah Difabel, Kak Odi menuturkan bahwa para difabel ini memiliki potensi yang sama seperti non-difabel karena antusias belajar mereka yang luar biasa

Buat temen-temen difabel diluar sana, Kak Odi yakin kalian semua punya potensi yang luar bisa sama seperti temen-temen non-difabel, jadi jangan pernah takut untuk memulai hal baru, dimulai belajar menjadi seorang content creator yang positif tentunya,” ujar Kak Odi yang dapat merasakan antusias dan semangat para peserta.

Penulis: Cantika Caramina Gusma

Editor: Rahma Fadila Rahayu

Sumber Gambar: Dokumentasi Wartadinus (Cantika Caramina Gusma)

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: