MISKONSEPSI NEW NORMAL YANG MASIH MARAK DI MASYARAKAT

Miskonsepsi diartikan sebagai konsep atau gagasan yang keliru, bertentangan dengan pengertian ilmiah, serta tidak diterima oleh para ahli dalam suatu bidang. Banyak faktor menjadi latar belakang dari miskonsepsi, salah satunya yakni reasoning (alasan) yang tidak lengkap bahkan keliru. Penyebabnya adalah informasi dan data pendukung tidak lengkap sehingga masyarakat menarik kesimpulan yang keliru, hal ini sering disebut sebagai miskonsepsi masyarakat.

New normal sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk mempercepat penanganan COVID-19 di bidang kesehatan, sosial, juga ekonomi. Dilansir dari kompas.com, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmita mengatakan new normal adalah pembiasaan pola hidup sehat dalam menjalankan aktivitas normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan COVID-19.

Berdasarkan definisi tersebut, sudah sepatutnya kita sebagai masyarakat menjalankan new normal sesuai kaidah yang telah ditetapkan. Namun, realita berkata sebaliknya, banyak orang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, membawa hand sanitizer kemanapun, serta menjaga jarak dari orang lain. Masyarakat mungkin merasa COVID-19 sudah benar-benar menghilang dan bebas beraktivitas seperti sebelum pandemi, padahal COVID-19 belum benar – benar hilang bahkan terus terjadi penambahan kasus setiap hari seiring dengan diberlakukannya new normal.

Bahkan, berdasarkan informasi dari covid19.go.id, pada hari Selasa (4/8), jumlah pasien yang terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia terdata sebanyak 115.056 jiwa, angka ini naik sebanyak 1.922 kasus dari hari sebelumnya. Melihat data ini, sudah seharusnya masyarakat mematuhi protokol kesehatan agar kehidupan yang benar – benar normal dapat segera terealisasi.

Penulis: Lydia Desi Christina Wati

Editor: Almira Felicia Anjar

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: