Jelang Pertandingan, Tim Robot KRI 2019 Lakukan Running Test I di Arena Perlombaan

Jelang Pertandingan, Tim Robot KRI 2019 Lakukan Running Test I di Arena Perlombaan

Seluruh peserta melakukan running test di setiap lapangan demi mempersiapkan robot sebelum pertandingan esok hari. Kegiatan tersebut bertujuan sebagai latihan untuk para tim robot mengetahui arena yang akan di pertandingkan.

Kegiatan Running Test I Kontes Robot Indonesia (KRI) telah diselenggarakan di Hall B Venue The Club Graha Padma, Semarang Barat Jum’at (21/6). Mereka berusaha menampilkan sisi terbaiknya dengan  melakukan tes langsung di lapangan. Robot-robot tersebut disambungkan dengan program yang telah di rancang sedemikian rupa agar bisa berjalan dengan baik. Kontes ini terbagi menjadi 6 divisi lomba yakni KRAI, KRPAI, KRSTI, KRSBI Beroda dan Humanoid, KRTMI yang diikuti oleh 64 universitas se-Indonesia. Kontes Robot Abu Indonesia (KRAI) terdapat beberapa tim yang tiga diantaranya ialah Tim Brahmana (Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta), Tim Garudago (Institut Teknologi Bandung) dan Tim Risma (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) yang menjajal robotnya di arena lomba secara langsung.

Sedangkan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Humandoid (KRSBIH) diikuti oleh 12 tim peserta yang lima diantaranya adalah Tim Barelang FC (Politeknik Negeri Batam), G4-Har (Universitas Negeri Malang), Eros (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Alfarobi (Universitas Negeri Gadjah Mada), Ichiro (nstitut Teknologi Sepuluh Nopember). Setiap persiapan running test diawali dengan setting robot yang mana setiap tim men-setting robot mereka untuk latihan. Sesi untuk setiap tim selama 10 menit dengan sistem duel antarrobot.

Salah satu tim peserta running test yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Even Clarence (19) mahasiswa jurusan Teknik Mesin mengatakan bahwa timnya melakukan persiapan  pada robot Ichiro kurang lebih setahun, mereka melakukan latihan di kampusnya.

“Saya berada di tim mekanik, kami mempersiapkan berbagai hal yakni menyiapkan beberapa perangkat seperti body robot, motor robot. Sensor dan algoritma di setting oleh tim programming dan elektronik,” jelasnya.

Ia berharap agar KRI pada tahun 2019 dapat berjalan dengan baik dan timnya dapat meraih juara pada ajang tersebut. “Harapannya ikut KRI ini supaya bisa sharing ilmu dengan teman-teman yang lain dan semoga kami bisa juara 1,”  pungkasnya.

Penulis : Safira Nur Ujiningtyas

Fotografer : Safira Nur Ujiningtyas

Editor :  Juliana Heidi

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: