KSPM UNDIP GAET MINAT INVESTOR MUDA PADA SEMNAS

KSPM UNDIP GAET MINAT INVESTOR MUDA PADA SEMNAS

Sabtu, 4 Mei 2019 Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNDIP mengadakan Seminar Nasional Investasi yang bertempat di Gedung Grandhika Bakti Praja, Semarang. Seminar dengan tema “Metamorph Yourself Through Investment”  tersebut merupakan acara puncak dari serangkaian acara Diponegoro Capital Market Days (DCMD) 2019.

DCMD 2019 diselenggarakan dalam tiga rangkaian acara yang sebelumnya sudah dilaksanakan kegiatan Sekolah Pasar Modal pada bulan Maret, serta lomba pasar modal pada  Rabu (1/5) hingga Jumat (3/5). Dalam seminar nasional kali ini, menghadirkan empat pembicara. Poltak Hotradero yang merupakan Spesialis Direktorat Pengembangan PT. Bursa Efek Indonesia, kemudian ada Muhammad Adityo Nugroho yang ahli di bidang Praktisi Pasar Modal, dan Rivan Kurniawan sebagai Value Investor Indonesia, serta guest stars Tung Desem Waringin Pelatih Sukses No.1 di Indonesia.

Dalam seminar nasional kali ini para pembicara mengenalkan investasi kepada para peserta. peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa muda terus diberikan motivasi supaya mereka lebih memanfaatkan waktu seefisien mungkin, dan melakukan investasi sedini mungkin. Investasi tersebut nantinya akan menjadi modal menghadapi dunia pasar modal yang semakin kuat. Pembicara juga menceritakan pengalaman pribadi mereka kepada peserta sebagai contoh nyata bahwa investasi merupakan sesuatu yang bermanfaat. Saat ini pasar modal lebih kuat dari lembaga syariah, tapi Indonesia masih punya peluang yang cerah di sektor keuangan. “Masa depan Industri keuangan ada di tangan teman-teman, jadi bersiaplah. Kalau kita ingin berkembang lakukanlah sebagai ibadah,” ujar Poltak Hotradero.

Dengan sasaran kawula muda, seminar ini berhasil menggaet lebih dari 200 peserta dari kalangan umum dan mahasiswa. Fadhil Ahsan, selaku ketua panitia DCMC 2019 menuturkan bahwa acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan informasi pada masyarakat umum khususnya kawula muda agar lebih peduli dengan dunia investasi, khususnya di dunia pasar modal.

 “Harapan masyarakat dari semenjak sekarang lebih peduli terhadap investasi, lebih mengesampingkan hedonisme. Uang yang ada di manfaatkan untuk hal yg lebih bermanfaat dari sejak dini, karena investasi mungkin sekarang belum terasa manfaatnya, tapi nanti kalau udah tua sudah pensiun baru terasa. Jadi nggak ada istilah untuk telat dalam investasi.” Tutup Fadhil

Penulis : Mila Elmeida

Fotografer : Aginta Pramana

Editor : Haris Rizky Amanullah

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: