Mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus Gelar Literasi Digital “REAL” di SMA Institut Indonesia Semarang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus Gelar Literasi Digital “REAL” di SMA Institut Indonesia Semarang

Semarang, 8 Januari 2026 – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro menggelar kegiatan Goes to School di SMA Institut Indonesia yang dilaksanakan oleh PRISM yang bertajuk REAL (Responsibility Awareness and Literacy) dengan mengusung kampanye literasi digital mengenai clickbait pada hari Kamis, 08 Januari 2026. Kegiatan ini mengangkat isu konten clickbait di media digital yang kian marak dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi generasi muda.

Melalui kegiatan REAL, PRISM Ilmu Komunikasi FIK Udinus berupaya meningkatkan kesadaran dan literasi digital siswa terhadap fenomena judul yang provokatif (clickbait), mampu bersikap kritis, bertanggung jawab, serta tidak mudah terpengaruh oleh judul-judul sensasional di media digital. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pemaparan materi, serta diskusi interaktif. Sebagai upaya pencegahan, siswa-siswa diberikan edukasi literasi digital melalui games seru dimana mereka diwajibkan untuk berkelompok dan membuat desain gambar Robot Cerdas yang dibawahnya terdapat pencegahan agar tidak terjebak clickbait.

Kegiatan REAL dihadiri oleh Kaprodi Ilmu Komunikasi, serta dosen pendamping yang sekaligus menjadi pemateri pada kegiatan REAL. Acara ini juga berkolaborasi dengan influencer Semarang dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah SMA Institut Indonesia.

Dr. Lisa Mardiana, S.Sos., M.I.Kom., Kaprodi Ilmu Komunikasi FIK Udinus dalam sambutannya menyampaikan bahwa fenomena clickbait di media sosial menjadi permasalahan yang semakin kompleks, sehingga penting bagi pelajar untuk memiliki pemahaman mengenai clickbait sebagai pengguna aktif media sosial. “Fenomena clickbait yang ada di media sosial telah berkembang menjadi persoalan yang besar, sehingga diperlukan pemahaman mengenai problematika serta upaya penyelesaiannya,” ungkapnya.  

Astini Kumalasari S.E. M.I.Kom., Dosen Ilmu Komunikasi FIK Udinus dalam pemaparannya menjelaskan bahwa clickbait bukan sekadar persoalan benar atau salahnya informasi, melainkan tentang bagaimana emosi dan persepsi pembaca dapat dipengaruhi melalui judul. Para siswa diajak untuk memahami bahwa banyak orang kerap merasa telah mengetahui isi sebuah berita hanya dari judul, padahal belum membaca keseluruhan kontennya. “Biasanya ketika menerima sebuah berita, orang langsung membagikannya tanpa tahu benar atau tidak. Sebaiknya informasi tersebut dicek dahulu dengan membandingkan sumber lain yang tepercaya. Jika sebuah berita viral tetapi tidak diberitakan oleh media lain, maka besar kemungkinan informasi tersebut merupakan hoaks,” jelasnya.

Susilo Adi, S.Pd, M.Si., Kepala Sekolah SMA Institut Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan literasi digital memiliki peran strategis dalam menciptakan generasi yang hebat di era digital. “Melalui kegiatan literasi digital seperti ini, kami berharap dapat menciptakan generasi yang hebat, yaitu generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan REAL (Responsibility Awareness and Literacy), PRISM Ilmu Komunikasi FIK Udinus berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen dalam mendukung terciptanya ekosistem media digital yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Penulis: TIM PRISM

Editor: Annisa Cardina

Dokumentasi: TIM PRISM

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: