Kenapa Imlek Selalu Identik dengan Angpao dan Barongsai? Ini Maknanya

Kenapa Imlek Selalu Identik dengan Angpao dan Barongsai? Ini Maknanya

Tahun Baru Imlek merupakan salah satu perayaan terbesar yang dirayakan oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Perayaan ini menandai datangnya tahun baru sekaligus menjadi waktu bagi keluarga untuk berkumpul dan merayakan beragam tradisi khas yang memiliki arti dan nilai budaya mendalam. Tradisi-tradisi tersebut tidak muncul begitu saja, melainkan berkembang dari kepercayaan dan kebiasaan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Dalam sejarahnya, masyarakat percaya bahwa warna merah, cahaya lampion, dan suara meriah mampu mengusir nasib buruk.

         Salah satu tradisi yang paling melekat dengan perayaan Imlek adalah pemberian angpao. Istilah ini berasal dari bahasa Hokkien yang terdiri atas dua kata, yaitu ang yang berarti merah dan pao yang berarti amplop, sedangkan dalam Bahasa Mandarin dikenal dengan sebutan hongbao. Angpao biasanya berupa amplop merah berisi uang yang diberikan kepada anak-anak atau anggota keluarga yang belum menikah. Warna merah melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan, sementara isi amplop menjadi simbol doa serta harapan agar penerimanya memperoleh rezeki dan kehidupan yang lebih baik.

         Tak hanya angpao, pertunjukan barongsai juga turut memeriahkan perayaan Imlek. Tarian ini tidak hanya dinantikan oleh masyarakat etnis Tionghoa, tetapi juga menjadi hiburan yang menarik bagi masyarakat luas. Barongsai telah lama menjadi bagian penting dalam setiap perayaan Imlek. Tarian singa yang diiringi tabuhan drum dan simbal dipercaya mampu mengusir roh jahat sekaligus mendatangkan keberuntungan. Gerakannya yang lincah dan energik menciptakan suasana meriah, sehingga selalu dinantikan kehadirannya setiap tahun.

         Melalui berbagai tradisi seperti angpao dan barongsai, perayaan Imlek tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga sebagai nilai budaya, memperkuat kebersamaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik. Tradisi-tradisi tersebut menunjukkan bahwa Tahun Baru Imlek memiliki makna mendalam sebagai warisan leluhur yang terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Penulis : Fara Amelia Syarif

Editor : Annisa Cardina 

Dokumentasi : Unsplash.com 

Related Post

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: