
PRA-RKT merupakan forum diskusi awal antara Organisasi Mahasiswa Fakultas (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi acara tahunan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM). Kegiatan yang diselenggarakan pada Senin, 6 Oktober 2025 di Aula Gedung H lantai 7 Gedung H lt.7 memiliki tujuan untuk melakukan penyelarasan, pembahasanpeembahasan rancangan program kerja, serta memastikan kesiapan setiap organisasi sebelum pelaksanaan RKT. Acara ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Dra. Kusni Ingsih, M.M., Prof. Dr. Rindra Yusianto, S.Kom, M.T., Presiden Mahasiawa BEM-KM (Presma) serta Ketua dari masing masing Ormawa, UKM, Biro dan Komunitas.
Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Udinus kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dalam sambutannya Ketua Pelaksana PRA-RKT, Aufa berharap seluruh perwakilan dapat berperan aktif, dalam memberikan ide, gagasan, dan evaluasi yang membangun kemajuan organisasi kedepannya. Presiden Mahasiswa juga turut memberikan sambutannya dalam acara ini.
“Kegiatan PRA-RKT tahun ini adalah suatu ruang konsidasi, refleksi dari seluruh elemen kemahasiswaan yang dimana tujuannya adalah membangun tata kelola organisasi yang lebih transparan, terstruktur, terukur dan saling terhubung” jelas Presma.
Selain itu dengan adanya PRA-RKT ini untuk memastikan setiap program kerja berjalan dengan semangat integritas, karena pada dasarnya kemajuan gerakan mahasiswa hanya dapat tumbuh apabila setiap unsur saling terhubung. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melakukan pendataan, penyesuaian, dan penggunaan sarana prasaranapra-sarana kampus yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Bukan hanya soal administrasi tetapi pada Culture of Coordination. Sepatutnya dengan jumlah Organisasi yang banyak, kita tidak lagi memandang koordinasi sebagai beban tetapi sebagai bentuk kedewasaan organisasioganisasi, karena pada akhirnya keberhasilan tak akan berarti apabila menimbulkan hambatan bagi yang lainnya” tambahnya.
Menurut Prof. Kusni seluruh organisasi memerlukan mekanisme atau kolaborasi untuk melakukan aktifitas-aktifitas di Udinus. Dengan adanya mekanisme dari setiap organisasi dapat menuju pelaksanaanpelaksaan program kerja yang terarah dan terstruktur. Selain itu juga mempermudah komunikasi dengan beberapa pihak terkait. Prof. Kusni juga menjelaskan bahwa dari kegiatan ini juga memperbaiki yang belum dibilang baik untuk menjadi lebih baik dengan berkoordinasi.
“Ketua harus memberikan wajah yang senang untuk dilihat dan memberi semangat anggotanya. Jika kita melihat orang bersemangat hati kita juga akan bersemangat. Karena dalam berorganisasi juga membutuhkanmembutuhkn semangat untuk menjalaninya” ujar Prof. Kusni
Selain harus mempunyai semangat, Prof. Kusni menjelaskan bahwa sebagai ketua juga harus mampu menyetir dirinya sendiri untuk menunjang kegiatan kegiatan pada organisasinya. Kemudian juga memiliki motivasi dan dorongan untuk diri sendiri dan juga untuk anggota-nya, serta resposible sebagai bentuk tanggung jawab dengan apa yang sudah dilakukan.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi dokumentasi, kemudian pemaparan materi dari setiap Ormawa, UKM, Biro, dan Komunitas yang dipaparkan oleh masingmasimg-masing ketua. Hingga sesi diskusi dan penutup. Sesi diskusi terkait tempat pelaksanaan, tanggal, dan armada untuk proker RKT dari masing-masing Ormawa, UKM, Biro dan Komunitas guna menunjang tidak ada terjadinya tabrakan jadwal proker dengan yang lainnya. Sesi diskusi yang dipandu oleh Nofa Setianto dari BEM-KM memberikan solusi dan pilihan yang terarah untuk menunjang kegiatan proker selama satu tahun.
80 Organisasi yang ada di Udinus tentunya bukan sedikit, maka dengan diadakannya PRA-RKT ini sehingga dapat memberikan hasil yang dapat ditrima oleh setiap organisasi sehingga dengan adanya perubahan-perubahan program kerja yang diadakan dapat tetap terlaksana dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis: Linis Yunita Anggreni
Dokumentasi: Azka M. Ikhwan
Editor: Annisa Cardina Kamilia Aziz
