Tok… tok… tok…
Ketukan di pintu tiba-tiba memecah obrolan kami sekeluarga. Kami tersentak mendengar ketukan itu. Di ujung sofa, seorang perempuan berambut panjang yang sejak tadi duduk dengan tenang menoleh ke arahku. Dengan nada datar, kakakku berkata, “Sa, bukain pintunya.”
Aku pun menuruti perintahnya.
Di balik pintu, berdiri beberapa tentara berseragam hitam. Mereka mengenakan pakaian pelindung berbahan tebal yang menempel rapat di tubuh, lengkap dengan rompi anti-peluru dan helm taktis yang menutupi sebagian besar wajah mereka. Di tangan mereka, tergenggam kokoh senjata laras panjang, Karabin, yang siap digunakan kapan saja.
“Bayar hutangmu atau rumah ini kami sita!” suara tegas mereka memenuhi ruangan.
Aku tak segan untuk menutup pintu itu kembali. Namun, bunyi ketukan di pintu semakin kencang. Kami tak menghiraukan lagi.
Tanpa ragu, salah satu tentara mengangkat senjatanya.
Dor!
Tembakan dilepaskan hingga membuat kami sangat ketakutan. Peluru melesat cepat, menghantam pintu yang membuat lubang besar menganga. Jantung kami berdetak kencang.
Aku melihat ke arah ruang tengah untuk memperingati seorang pria yang sedang berjalan, “Awas!”
Peluru itu nyaris mengenai kakak laki-lakiku. Jantungku semakin berdetak kencang, sangat kencang. Nafasku memburu, dada terasa sesak. Seketika di sekelilingku tampak kabur.
Mataku terbuka lebar, menatap langit-langit kamar kosan. Dadaku masih berdebar. Aku menyentuh wajahku, memastikan semua itu hanya mimpi, kemudian aku mengecek jam dari layar ponsel.
“Ternyata baru jam dua belas lebih delapan. Aku ga mau tidur lagi, lebih baik aku nonton drama China, sekalian aja nunggu waktunya sahur,” ucapku sambil menenangkan diri.
Pikiranku mengatakan bahwa semua itu dikarenakan aku merindukan rumah. Sudah lama aku tak pulang, menemui kucing-kucingku, orang tuaku, dan desaku yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Dari semua itu, aku harus kuat bertahan. Aku harus sabar menunggu waktunya aku pulang ke rumah.
Penulis : Aiska Muti Salsabila
Editor : Shazia Mirza
Dokumentasi : Yayimage (PNGTree)